One laugh one tear

One laugh one tear. I just wanna go home. Apa yang salah? Tidak ada yang salah dengan negara kecil ini. Semua berjalan teratur. Terlalu teratur. Membosankan.

Ya, Singapura di Sabtu pagi ini. Saya berdiri dengan tenang, menyandar kepada tiang di tengah train yang membawa say ke suatu tempat. Melihat sekitar yang terkesan biasa saja.

Seorang kakek duduk sambil memejamkan mata. Seorang bule duduk sambil memasang headset. Seorang wanita pekerja sambil bermain telepon genggam. Dan entah berapa banyak orang lagi yang doing almost the same thing. Semua diam. Tidak ada percakapan yang membangkitkan semangat atau mengusir rasa kantuk yang menerpa. Tidak juga untuk sekedar menghangatkan suasana.

Beranjak keluar dari train itu, saya melihat ratusan orang mengantri memasukki train lain. Oh, rasanya hanya melakukan rutinitas mereka. Berjalan seperti robot, memasuki pintu2 yang tengah terbuka.

Oh, Tuhan! Saya terjebak di negara ini. Negara dimana semuanya terlihat baik-baik saja. Tapi membosankan. Banyak tawa bersama teman, kenalan disini. Tapi tangis ini tak kan pernah sirna. Mengingat betapa sepinya berada di negara ini. I just wanna go home.

-glad-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s